Monitoring guna percepatan pelaksanaan pembangunan fisik kebun peremajaan sawit rakyat

  • 25 Agu 2020, 10:07:08 WIB

SEKAYU- Program Peremajaan Sawit Rakyat (PSR) atau replanting yang di inisiasi Bupati Muba Dr Dodi Reza Alex Noerdin Lic Econ MBA dan pertama di Indonesia terus berjalan.

Guna terlaksananya kegiatan peremajaan perkebunan kelapa sawit sesuai dengan tata kelola yang baik, Plt Kepala Rinas Perkebunan Kabupaten Musi Banyuasin Akhmad Toyibir SSTP MM melakukan monitoring serta pengawasan agar dapat berjalan dengan baik dan benar sesuai dengan ketentuan aturan yang berlaku, (07/08/2020).

Kegiatan monitoring ini sekaligus melakukan pengecekan dan tinjauan langsung kelokasi peremajaan sawit rakyat yakni di lokasi 5  KUD yang tergabung dalam Koperasi Sekunder Pandawa Lima Mandiri (PLM) terdiri dari KPKS Bakti Mulya, KUD Karya Makmur, KUD Mulyo Mandiri, KUD Barokah Jaya dan KUD Sumber Barokah Kecamatan Keluang dimana luasan peremajaan kelapa sawit ke-lima kelompok pekebun ini mencapai 3.300 Ha lebih yang tersebar dibeberapa desa dalam wilayah kecamatan keluang sejak tahun tanam 2019 hingga saat ini mereka ada yang masih melakukan peremajaan untuk tahap kedua.

Dalama kegiatan tersebut Plt Kadisbun Muba Akhmad Toyibir SSTP MM mengatakan melaksanakan kegiatan harus sesuai dengan prosedur dan Pedoman umum peremajaan perkebunan kelapa sawit.

"Sumber Daya Manusia (SDM) yang berkembang sangat diperlukan dalam kegiatan ini supaya pelaksanaannya tepat sasaran, tepat teknis, tepat biaya, tepat waktu, sehingga memiliki kelembagaan perkebunan yang profesional dan mampu melakukan kemitraan." ungkapnya.

Dalam monitoring ini Plt Kadisbun Muba juga didampingi oleh Kepala Bidang Produksi dan Kepala Seksi Perbenihan Tanaman Perkebunan serta masing - masing ketua KUD/KPKD yang tergabung dalam koperasi sekunder.